Kamis, 07 Januari 2016

9 Cara memperbanyak Air Susu Ibu

Memperbanyak ASI Secara Alami? 

Ya, Anda Bisa!

Masalah yang paling sering dihadapi oleh ibu menyusui adalah kurangnya produksi ASI . Tubuh setiap wanita berbeda-beda, ada yang memiliki ASI berlimpah, ada pula yang ASI-nya sedikit pada beberapa hari pertama, bahkan beberapa minggu pertama.

Banyak ibu yang tidak mengetahui cara memperbanyak ASI secara alami, sehingga suplemen menjadi pilihan utama. Padahal, tubuh wanita secara alami dapat memproduksi ASI untuk mencukupi kebutuhan bayinya.

Inilah beberapa cara memperbanyak ASI secara alami :

1. Membersihkan puting dan melakukan pijatan

Salah satu cara memperbanyak ASI adalah dengan memijat payudara
Salah satu cara memperbanyak ASI adalah dengan memijat payudara

Pada trimester ke-3, mulailah membersihkan puting susu agar jalan keluar ASI lancar. Caranya, bersihkan dengan baby oil sebelum mandi. Lakukan sambil memilin-milin puting  terutama pada lipatan-lipatan di ujung puting. Lakukan hal ini beberapa hari sekali.

Sering-seringlah melakukan pijatan pada payudara dengan menggunakan baby oil

2. Menyusui setiap 2-3 jam

Menyusui setiap 2-3 jam, adalah cara terbaik memperbanyak ASI
Menyusui setiap 2-3 jam, adalah cara terbaik memperbanyak ASI

Bayi yang baru lahir membutuhkan susu setiap 2-3 jam, tanpa peduli siang atau malam hari. Produksi ASI pada tubuh wanita mengikuti prinsip supply dan demand, artinya tubuh memproduksi ASI sesuai dengan kebutuhan bayi.

Jadi, bila kita rutin menyusui setiap 2-3 jam sampai bayi kenyang, payudara akan mengirim perintah ke otak untuk memproduksi ASI sebanyak kebutuhan tersebut. Produksi ASI akan bertambah dalam waktu 3-7 hari sesuai intruksi tersebut.

Bila kita tidak konsisten dan jarang menyusui, produksi ASI pun akan berkurang. Habiskan satu payudara, baru pindah ke payudara lainnya.

3. Memompa ASI

Memompa ASI harus setelah menyusui, bukan sebelum menyusui.
Memompa ASI harus setelah menyusui, bukan sebelum menyusui.

Memompa adalah salah satu cara memperbanyak ASI. Untuk ibu baru, mungkin ketrampilan menyusui belum cukup memadai. Kesalahan posisi menyusui dapat menyebabkan proses menyusui tidak efektif sehingga ASI tidak keluar dengan lancar.

Gunakan pompa setiap kali selesai menyusui. Jangan pedulikan berapa banyak ASI yang kita dapat, karena tujuan memompa adalah untuk memberikan rangsangan dan simulasi pada payudara.

Selain itu, memompa dapat mengosongkan ASI yang tidak dihabiskan bayi sehingga payudara memproduksi ASI kembali untuk mengganti ASI yang sudah keluar.

4. Skin to skin contact

skin to skin contact
Skin to skin contact adalah momen paling membahagiakan

Bayi yang disusui dalam keadaan terlanjang mendapatkan kontak langsung ke kulit dada kita. Hal ini adalah salah satu cara memperbanyak ASI yang keluar.

Kedekatan emosi yang kita miliki dengan bayi, akan memerintahkan otak untuk memproduksi ASI lebih banyak. Beberapa negara yang mendukung program ibu menyusui menganjurkan skin to skin contact sebagai salah satu cara menyusui yang baik.

5. Kompres payudara

Bila payudara mengeras, kompreslah dengan handuk hangat
Bila payudara mengeras, kompreslah dengan handuk hangat agar ASI lancar

Bila payudara terasa keras, bayi tidak dapat menghisapnya. Kompreslah dengan handuk hangat beberapa menit, maka payudara akan melunak dan ASI dapat keluar lebih lancar.

6. Makanan yang memperbanyak ASI

Sup pepaya muda, baik untuk ibu menyusui
Sup pepaya muda, baik untuk ibu menyusui

Beberapa makanan terbukti memperbanyak ASI.  Yang umum digunakan adalah pepaya, daun katuk, havermouth, wortel, bayam adalah beberapa contoh makanan yang baik untuk ibu menyusui. Sebisa mungkin hindari penggunaan supplemen atau obat-obatan sebagai cara memperbanyak ASI.

Khasiat buah pare

Saya mendapatkan informasi ini dari seorang teman di group Komunitas Ibu Menyusui. Minumlah jus pare mentah, atau dilalap mentah-mentah! Hasilnya? Luar biasa! Teman-teman saya mencobanya dan ASI langsung melimpah dalam 1 hari berikutnya.

Takut pahit? Lalaplah pare mentah sambil memandang wajah si kecil, pasti Anda bisa melakukannya!

7. Memilih KB yang tepat untuk ibu menyusui

Pilihan Cara KB untuk Ibu Menyusui
Ada berbagai cara KB untuk ibu menyusui

Pil mini adalah pil KB yang paling tepat untuk ibu menyusui, karena tidak mempengaruhi hormon yang diperlukan untuk memproduksi ASI. Pilihan lainnya adalah berbagai cara KB yang tidak menyangkut hormon, misalnya kondom.

8. Minum air putih yang banyak

Minumlah 10-12 gelas air putih sehari, karena tubuh membutuhkan cairan untuk memproduksi ASI.

9.  Mencoba posisi menyusui yang paling pas


Ibu yang baru menyusui sering merasa sakit ketika menyusui. Akibatnya banyak ibu yang berhenti menyusui beberapa hari dan menggunakan susu formula selama luka di putingnya belum sembuh. Substitusi dengan susu formula menyebabkan produksi ASI berkurang. Cobalah beberapa posisi dan lakukan yang paling pas untuk Anda. Bila posisi menyusui benar, seharusnya menyusui tidaklah sakit.



Semoga bermanfaat

regards
HYPNOBIRTHING SURABAYA
0822.3336.1424
PIN bb : 56DB7BC9

Senin, 23 November 2015

Nutrisi Bergizi Tinggi untuk Meningkatkan Produksi ASI



Untuk mendapatkan ASI yang maksimal, semua ibu membutuhkan makanan yang cukup dengan nutrisi yang seimbang. Jangan hanya memperhatikan makanannya, tapi perhatikan juga kebutuhan nutrisi bagi tubuh Anda. Usahakan untuk tetap makan 3x sehari dengan gizi yg seimbang diiringi dengan variasi jenis makanan. Berikut beberapa tanaman alami yang berkhasiat untuk ASI Anda antara lain :

  • Daun Katuk Terkandung di dalamnya : protein, mineral (kalium, fosfor, zat besi), vitamin A dan B1. Katuk juga mengandung alkaloid dan sterol yang mempengaruhi produksi ASI. Daun katuk juga memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Untuk para bunda yang lancar ASI akibat banyak makan daun katuk, kemungkinannya sangat kecil kekurangan vitamin C. Sebab kandungan vitamin C dalam daun katuk sangat tinggi bahkan lebih tinggi daripada jeruk atau jambu biji. Dalam sehari, ibu menyusui membutuhkan 95 mg vitamin C. Sedangkan dalam 100 gr daun katuk terkandung 239 mg vitamin C. Cara makan : dibuat tumis daun katuk, sayur bening atau sayur bobor. Pare Terkandung di dalamnya : vitamin C, vitamin K, senyawa fitokimia, lutein, dan likopen yang kaya antioksidan. 
  • Pare berkhasiat merangsang produksi insulin, sehingga mampu mengontrol kadar gula ibu menyusui. Terlebih jika Anda menderita diabetes melitus. Rutin mengkonsumsi pare dapat membantu menurunkan kadar gula dalam darah dan menyeimbangkan nutrisi dalam tubuh yang membantu memperlancar produksi ASI. Cara makan : direbus dan hidangkan dengan siomay atau ditumis karena bisa menyamarkan rasa pahitnya. 
  • Daun pepaya Terkandung di dalamnya : Kaya vitamin A, vitamin C, asam folat, dan kalium. Bunga pepaya dapat merangsang nafsu makan Anda yang malas mengkonsumsi makanan, terutama makanan sehat. Pepaya dapat meningkatkan asupan kalium dalam tubuh yang berkhasiat memperbaiki suasana hati. Saat menyusui si kecil diperlukan pikiran yang positif dan bahagia supaya ASI Anda lancar. Cara makan : dibuat mix juice dengan buah lain, ditumis, direbus atau disiram air mendidih untuk lalapan. 
  • Kacang tanah Terkandung di dalamnya : protein, zat besi, kalsium, kalium, vitamin E, B, A, dan K. Kandungan protein di dalam kacang tanah terbukti jauh lebih tinggi daripada daging dan telur. Ibu hamil membutuhkan asupan protein sebanyak 60 gram/hari. Meningkat 10 gram lebih banyak dari kebutuhan sebelum hamil yang sebesar 50 gram/hari. Jika Anda tidak suka menyantap tahu atau tempe, kacang tanah bisa menjadi pilihan cemilan untuk melengkapi kebutuhan protein Anda. Cara makan : direbus atau dikukus. Hindari proses menggoreng dengan minyak banyak (deep frying). 
  • Air kacang hijauTerkandung di dalamnya : protein, vitamin B1, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, dan mangan. Kacang hijau juga merupakan sumber asam folat, tapi rendah natrium, lemak jenuh dan sama sekali tidak mengandung kolesterol. Air kacang hijau juga bisa menjadi sumber protein nabati. Tiamin atau vitamin B1 dapat mengubah karbohidrat menjadi energi, sebab ibu menyusui butuh energi lebih besar dibandingkan saat hamil. Cara makan : dibuat jus, minum bersama kacangnya untuk mendapat nutrisi yang lebih banyak. 
  • Daun dan biji fenugreek (kelabat) Terkandung di dalamnya : zat besi, vitamin, kalsium, dan mineral. Fenugreek sangat kaya fitoestrogen. Inilah yang menyebabkannya populer sebagai pelancar ASI di Eropa. Senyawa ini dipercaya dapat meningkatkan perkembangan payudara wanita, sehingga melancarkan proses produksi ASI. Di Indonesia, biji fenugreek sering disebut kelabat, kelabet, atau klabet dan sering digunakan sebagai bumbu gulai. Cara makan : dapat digunakan sebagai bumbu masakan atau dikonsumsi dalam bentuk suplemen. 
  • Edamame Terkandung di dalamnya : Protein nabati, vitamin K, mangan, asam folat, vitamin C, riboflavin, zat besi, magnesium, fosfor, dan kalium. Edamame baik untuk memenuhi kebutuhan protein harian ibu menyusui yang mencapai 65 gr. Bila Anda sedang bosan makan ikan, unggas atau daging sebagai sumber protein, coba saja edamame. Kekurangan protein bisa membuat produksi air susu berkurang, bahkan cadangan protein dalam tubuh juga ikut berkurang. Cara makan : camilan setelah direbus, atau sebagai bahan campuran telur dadar.
  • Labu siamTerkandung di dalamnya : asam folat, vitamin C dan K, seng (zinc) dan mangan, vitamin B6, magnesium dan kalium. Ibu menyusui membutuhkan 2 kali lipat asupan asam folat dibandingkan wanita yang tidak menyusui. Asam folat penting untuk pembentukan sel, hemoglobin dalam darah, serta membantu perkembangan jaringan tubuh bayi. Dengan mengonsumsi 100 gram labu siam, Anda telah memenuhi sekitar 23% kebutuhan asam folat tubuh. Cara makan : direbus dan langsung dimakan atau sebagai lalapan, apalagi labu siam berukuran kecil, rasanya manis.

SEMOGA BERMANFAAT

#makanansehatuntukibumenyusui
#nutrisibergizitinggiuntukmenungkatkan produksiasi
#drastieyoung
#hypnobirthingsurabaya


Regards